Posted by : Febi Aulia
Selasa, 08 Januari 2019
Tarik
ulur dalam sebuah hubungan percintaan, seperti tak ada teguh pendirian di dalam
aspek kehidupan. Tak bisa memastikan dan kebingungan selalu ada di dalam
pikiran,
Berbicara
mengenai hati, perasaan yang menjadi satu menjadi “CINTA” tak ada habisnya.
Selalu berfikir tentang dia, “Wah dia lagi ngapain ya?”, “Sedang sama siapa ya
dia disana”, “Selama ini, apakah ada aku di HATINYA?”, perasaan Was-was menjadi
satu dalam renungan kelabu.
Fikiran
itu selalu melintasi bayangan arti, beribu ribu fikiran yang terlintas tanpa
henti, kecemburuan semakin meningkat seiring berjalannya waktu, ah aku lelah
jika seperti ini….
Tarik
ulur dalam sebuah hubungan percintaan. Dia mendadak menjadi orang yang sangat
perhatian, tapi seketika juga jadi orang yang sangat sibuk (Pesan di Read
doang), Jika yang disini sudah lelah mengenai hubungan tanpa arah seperti ini,
dan perlahan-lahan pergi tak peduli lagi dengannya, tapi seketika itu juga dia
kembali perhatian lalu membuat hati ini bimbang “Sebenarnya apa yang dia
inginkan?”
Teruntuk “Kamu”, seseorang yang pernah saya cintai. Kumohon, tegaslah di dalam
hatimu, aku lelah jika seperti ini. PERASAAN yang kau mainkan sesukamu!, aku
bukanlah bonekamu, boneka yang selalu menuruti keinginan pemainnya, umurku
sudah tak muda lagi jika berurusan dengan hati. Aku ingin menata masa depan,
masa depan yang sesuai dengan keinginanku. Karena mu, aku galau tiada henti,
selalu memikirkanmu dan menangisimu tanpa arti!. Aku lelah jika seperti ini,
aku ingin melepaskanmu, tapi apa daya, terkadang terlintas bayangan tentangmu,
SENYUMANMU, SELURUH BENTUH TUBUHMU, Aku ingin terlepas dari semua itu!. Andai
hati bisa memilih, andai pemikiran bisa meneguhkan hati….
TO
BE CONTINUED…….

